Baccarat Banker_Betting Platform Collection_Baccarat Winning Formula Collector's Edition

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Aturan main judi

PulRRecommended betting plRecommended betting platformatformecommended beRecommended betting platformtting platformang kerja membuat tubuhmu lelah. Sampai di rumah, yang kamu inginkan hanyalah kasur, kasur, dan kasur. Mau lanjutin kerjaan tapi mata udah lima watt. Kekuatan begadang yang dahulu kamu punya, kini pudar perlahan seiring padatnya aktifitasmu.

Lain halnya di dunia kerja, kamu akan mikir beribu-ribu kali untuk nggak masuk kerja. Walaupun ada alasan tertentu, kamu akan sangat berat meninggalkan kantor sehari saja. Sekalinya nggak masuk, upahmu yang kena getahnya.

Di dunia kerja, penampilan bisa menjadi kunci keberhasilanmu. Ada perusahaan yang menuntut pekerja mengenakan setelan yang rapi (kemeja-celana kain/rok) atau ada juga yang sudah menyediakan seragam kerja. Setelan seragam pun harus kamu pakai setiap hari. Suka nggak suka, kamu wajib mengenakan seragam kerja. Buat pekerja kantoran, saatnya membeli setelan baju dan celana/rok yang rapi untuk ke kantor. Keesokan harinya, kamu enggan untuk tampil dengan baju yang sama. Alhasil, lemarimu mulai diisi dengan kemeja, blouse, rok atau celana kain untuk ke kantor. Setiap malam pun kamu punya dilema:

Masuk ke dunia kera, tanggung jawabmu semakin bertambah. Memang nggak ada lagi nilai atau dosen yang akan menghantuimu, tapi bayang-bayang kehidupan masa depan yang membayangimu. Kamu harus mulai bertanggung jawab atas dirimu sendiri dan berdiri di atas kaki sendiri. Saatnya kamu lepas dari tanggungan orang tua dan memulai kehidupan sebagai orang dewasa yang sudah bekerja.

Karena sudah berpenghasilan sendiri, kamu nggak mikir-mikir lagi untuk belanja kebutuhanmu. Kamu bebas beli baju, celana, alat rias, atau tas sesukamu dari hasil keringatmu sendiri. Toh, ujung-ujungnya akan kamu pakai ke tempat kerja atau hanya untuk kepuasan batinmu semata. Hitung-hitung hadiah untuk diri sendiri setelah sebulan penuh bekerja.

“Duh, besok  pake baju apa ya ke kantor?”

“Tahu aja deh ma.”

Niat nabung eh tapi uang makan kurang yah apa boleh buat, lima puluh ribu aja nggak apa-apa kok! (pecah tabungan)

Bapak: “Tapi, gajinya ditabung ya buat persiapan nikah!”

Masuk kerja jam 9, kamu bakal mikir dua kali buat nongkrong sampe malam. Maksimal nongkrong pun jam 10 malam, setelah itu kamu lebih memilih untuk pulang dan beristirahat. Atau, kalau di hari kerja nggak bisa, kamu pun akan minta nongkrong di hari Sabtu atau Minggu.

Status mahasiswa membuatmu merasa MAHA-TAHU SEGALANYA. Namanya jug MAHA-siswa. Dengan segala gawai yang kamu punya, kamu bisa update berita terbaru dan menjadi pusat informasi di kalangan teman-temanmu. Rasanya waktu masih jadi mahasiswa itu udah keren banget deh pokoknya. Tahu segala hal. Merasa siap menghadapi semua tantangan.

Saat kuliah kamu dikelilingi mahasiswa yang sebagian besar bernasib sama denganmu, umur nggak jauh beda, tinggal di kos-kosan, jauh dari orang tua, bebas keluyuran, dan bisa menjalin pertemanan dengan cukup mudah. Ikut acara kampus bisa ketemu teman lintas jurusan atau ada gebetan kaka tingkat yang mudah kamu dekati. Obrolan antar mahasiswa yang cepat nyambung karena kalian sama-sama berstatus mahasiswa.

Kamu: “Pacar aja belum punya, kok sudah disuruh nabung buat nikah!” (jeritanmu di hati)

Selagi jadi mahasiswa, ada baiknya kamu mulai menyiapkan mentalmu untuk menghadapi kehidupan dunia kerja yang akan membuatmu terperangah dan bikin kamu sadar bahwa dirimu hanya masih sebatas meraba-raba kehidupan dunia. Pada akhirnya, apa yang kamu dapat akan menjadi pengalaman hidup yang membentuk karakter dirimu.

Realitas kehidupan menunjukkan dua dunia ini punya perbedaan. Setiap orang pasti akan melaluinya. Buat kamu yang masih berstatus mahasiswa, kamu wajib baca ini, siapkan dirimu menuju dunia yang sesungguhnya!

“Ya, besok dikirim.”

Nasib pekerja yang harus selalu standby dari jam 9 pagi-5 sore, tidur siang pun berasa jadi surga banget. Di sela-sela waktu istirahat, kamu menyempatkan diri memejamkan mata 10 menit saja itu sudah cukup banget buat mu. Apalai kalau bisa tidur siang 1 jam aja, hatimu senangnya minta ampun.

Jaman kuliah kamu bebas menggunakan kaos, kemeja, jeans, sendal jepit atau sepatu sneakers. Asal terlihat rapi dan pantas diterima di kampus, itu sah-sah aja buatmu. Kalau ada yang marahin ya cuma sekali, besoknya kamu ulangi lagi, pake sendal jepit yang sama.

“Bayar kos, bayar listrik, bayar pajak, transfer ke ibu, simpanan buat beli hp, budget liburan, belanja bulanan. Duh, uangku!” (meringis dalam hati)

mikir dulu perlu beli snack ato nggak via giphy.com

Kalau sudah bekerja, tingkat berbelanjamu juga naik satu tingkat dari mahasiswa. Yang tadinya nggak bisa beli merk ternama karena kemahalan untuk kantong mahasiswa, sekarang kamu bisa beli merk itu karena kamu punya uang sendiri. Pasti ada rasa berbeda di hati kalau membeli sesuatu dari hasil jerih payah sendiri.